loading...

Apa Pengertian dan Bagaimana Cara Membuat Ebilling Pajak Online?


Jawaban dari tim Klikbanjar :


Saat ini Ebiling pajak digunakan sebagai sistem pembayaran pajak secara elektronik. Prosesnya membutuhkan kode billing pajak saat menjalankan aplikasinya.  Kode Billing merupakan kode identifikasi dari Direktorat Jenderal Pajak yang digunakan saat melakukan pembayaran atau penyetoran pajak dari badan usaha atau pribadi. Berikut cara membuat Ebilling pajak online.



Sudah Memiliki EFIN

Anda juga perlu memiliki EFIN atau Electronic Filing Identification Number. Nomor ini didapatkan secara resmi sebagai nomor identitas elektronik untuk melakukan transaksi pembayaran pajak secara online. Permasalahan ini diatur dalam dirjen-Pajak No. PER-06/PJ/2019. 

Perlu diketahui jenis pajak juga terbagi dua yaitu EFIN Pajak Pribadi dan EFIN Pajak Badan. Jangan sampai salah memasukkan nomor EFIN saat akan melakukan pembayaran pajak. Simpanlah di tempat yang berbeda nomor EFIN nya atau gunakanlah email yang berbeda agar Anda tidak kebingungan saat mendapatkan notifikasi via email.


Registrasi E-Billing dan Membuat Kode

Buatlah akun ebilling pajak online SSE dan lakukan registrasi. Cara pembuatannya dengan menggunakan NPWP. Pastikan nomor NPWP yang dimasukkan benar dan aktif. Setelah itu buatlah kode ID e-Billing Pajak. Ikuti saja instruksi yang ada pada laman registrasinya agar mudah dan lebih pasti. 

Jangan lupa untuk cetak kode  ID e-Billing Pajak. Nanti tagihan pajak akan keluar sesuai dengan kode ID. Persyaratan yang perlu dilengkapi saat membuat E-Billing pajak online adalah memiliki nama dan NPWP milik WP sendiri. Hasil dari kode billing akan tercantum di dalam lembar SSP. 

Datanya ada Nomor Transaksi, NPWP wajib pajak dan penyetor, Nama wajib pajak dan penyetor. Selain itu juga ada Alamat wajib pajak, Kode Jenis Pajak, Kode Jenis Setoran, Masa Pajak, dan Jumlah pajak yang harus dibayar atau disetor dalam satu tahun pajak. 


Ingat Kode Billing

Jangan sampai lupa kode billing yang digunakan yaitu terdiri dengan 15 digit angka. Angka pertama pada kode merupakan kode penerbit billing sistem. 14 digit terakhir yang digunakan dengan angka acak atau random. Gunakan aplikasi yang bekerja sama untuk pembayaran pajak akan lebih memudahkan Anda dan dijamin kode billing akan dijaga kerahasiaannya. 

Supaya Anda tidak lupa dengan kode billing yang dibuat bisa melakukan download. Cara untuk mengunduhnya dengan  memilih ID Billing yang disediakan. Nantinya kode billingnya akan diproses lalu kode nanti akan muncul otomatis. Setelah itulah Anda sudah bisa melakukan download dan membayar pajak. 


Tujuan dari E-Billing

Tujuan diadakannya e-billing dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak. Proses pembayaran pajak online diharapkan lebih simpel dan terhindar dari kehabisan waktu karena antrian yang panjang. 

Anda bisa melakukan pengecekan dan pembayaran pajak kapanpun dan di mana pun. Lebih fleksibel dan tentunya tidak perlu membuat Anda menempuh perjalanan ke kantor pajak. Tinggal menyediakan paket data yang terkoneksi dengan baik agar proses pembayaran pajak tidak mengalami kendala. 

Selain itu, tujuan adanya E-billing ini agar masyarakat menjadi lebih peka untuk membayar pajak karena tidak ada alasan lagi untuk proses pembayaran pajak yang sudah tersistem dengan baik. Pembayaran pajak juga akan tepat waktu sehingga tidak merasakan terkena denda pajak sesuai dengan ketentuan berlaku. 


Pembayaran pajak online tentunya perlu dilakukan baik individu atau pun atas nama perusahaan dengan menggunakan NPWP yang tersedia dan sesuai dengan kewajiban. Pembayaran secara online bisa dilakukan melalui situs pihak ketiga dari perpajakan. Anda bisa lebih mudah lagi untuk melakukan pembayaran pajak di Klikpajak.id dengan mengunjungi situsnya langsung. 


Tulis jawaban Anda

Apa Pengertian dan Bagaimana Cara Membuat Ebilling Pajak Online?

Tulis jawaban anda di bawah ini:

loading...



Pertanyaan Terkait

There is no other posts in this category.

Posting Komentar

Notifikasi pertanyaan terbaru
Pertanyaan terbaru