Pasang iklan gratis PASANG IKLAN (GRATIS)


Apa Itu Banjarmasin Enormity? Berikut ini Penjelasannya!


Seperti kata Bung Karno, "Jasmerah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah".

'Petuah' dari bapak pendiri bangsa tersebut juga berlaku untuk kita warga Banjarmasin.

Ada banyak sejarah yang terjadi di Kota Banjarmasin, umumnya berkaitan dengan pahlawan-pahlawan terkenal -- seperti Pangeran Antasari, Sultan Suriansyah, hingga Brigadir Jenderal Hasan Basry.

Selain kisah tentang sejarah para pahlawan, Banjarmasin di masa lalu juga mengenal istilah 'Banjarmasin enormity'.


Lantas, apa itu Banjarmasin enormity?

Untuk lebih jelasnya, akan kami paparkan jawabannya berikut ini!


Apa yang dimaksud dengan Banjarmasin enormity?


Di masa lalu tepatnya jaman penjajahan Inggris, di Banjarmasin terjadi peristiwa fenomenal yang dikenal dengan nama Banjarmaisn enormity.

Dilansir dari laman situs Brainly.co.id, Banjarmasin enormity (atau peristiwa 'kekejaman Banjarmasin') adalah peristiwa perbudakan yang dilakukan oleh kolonis Inggris Alexander Hare. Kolonel Alexander Hare sendiri merupakan kolega dari sosok terkenal asal Inggris yakni Letnan Jenderal Thimas Stamford Raffles, yang kala itu menguasai tanah Jawa.


Indonesia memang sangat lama dijajah oleh kolonial Belanda, tepatnya selama 3,5 abad (350 tahun).

Dalam kurun waktu itu Pulau Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia sempat diduduki oleh kolonis Inggris. Kala itu tentara Inggris berhasil merebut Indonesia dari Belanda -- lantaran fokus mereka terbagi saat terlibat dalam Perang Napoleon (melawan Perancis).


Saat Inggris menduduki Indonesia, ditunjuklah Thomas Stamford Raffles sebagai Letnan Gubernur Jawa. Posisi Raffles berada di bawah Gubernur Jenderal India, yang saat itu juga dijajah oleh Inggris.

Sebenarnya sosok Raffles ini tergolong 'lebih manusiawi' jika dibandingkan tokoh penjajah lainnya. Ia melarang secara resmi perbudakan di tanah jajahan mereka.

Sayangnya, karena pengawasan yang kurang ketat, sistem perbudakan masih berlangsung -- terutama di luar Pulau Jawa yang notabene jauh dari pengawawan Raffles.

Salah satu praktik perbudakan yang masih terjadi kala itu adalah di tanah Banjarmasin, yang dilakukan kolega Raffles yakni Alexander Hare.


Alexander Hare sendiri awalnya datang ke Banjarmasin dan mendapat tanah yang luas dari Sultan Banjar.

Ia pun kemudian membangun kerajaan sendiri di tanah Banjar, dengan budak-budak sebagai pekerja kasarnya.

Karena kekejamannya dan beban perkerjaan serta kondisi berat, banyak budak yang akhirnya mati.

Kejadian inilah yang akhirnya dikenal sebagai Banjarmasin Enormity, yang menjadi sejarah kelam di Banjarmasin di jaman penjajahan Inggris.


Baca juga:



Itulah dia pemaparan singkat tentang jawaban dari pertanyaan "apa itu Banjarmasin Enormity?".

Semoga penjelasan di atas mudah dipahami, dan bermanfaat untuk study anda mengenai sejarah di Banjarmasin. (fa)









Keindahan seni lukis bisa menjadi 'penghidup' suasana ruangan di rumah anda. Uniknya, lukisan asli buatan orang Bali ini terdiri dari 4 frame / bingkai yang disusun menjadi satu perpaduan lukisan. Dengan harga Rp 120 ribuan, lukisan dinding nan indah ini juga gratis ongkos kirim jika membeli via Shopee.

LIHAT GALLERY LUKISAN >>





Author:
Mohon bagikan postingan di atas, siapa tahu ada teman / kerabat anda yang sedang mencari-cari info di atas








Suka dengan artikel di atas? Yuk bagikan via:





Lihat Juga:

No comments

Contact Form

Name

Email *

Message *

PROPERTI DIJUAL





PROPERTI DISEWAKAN





INTERIOR - FURNITUR





TUKANG BANGUNAN





ARTIKEL TERBARU